12
Mei
09

Panduan Pasang Aki kering

Friday, 08 May 2009
Image Ngomongin peranti kelistrikan di sepeda motor memang gak ada habisnya. Khususnya bagian aki, yang bisa dibilang jantung kelistrikan pada kuda besi. Nah, setelah berkenalan dengan aki kering pada edisi lalu, sekarang kita bahas cara aplikasinya.

Gak bisa sembarangan bila mau aplikasi aki kering ke motor yang aslinya memakai aki basah! Sebab ada komponen kelistrikan yang tidak dimiliki pada motor yang bawaannya memakai aki basah,” ujar Adi dari Adi Motor (AM) di daerah Komp. Kodam, Jaksel. Menurut pria yang ahli dalam bidang elektronika ini, dasarnya aki kering memiliki prinsip kerja yang berbeda dengan aki basah, khususnya dalam urusan suplai arus. “Jadi perlu penyesuaian agar aki enggak cepat jebol,” tambahnya.


Skema rangkaian transistor dan IC regulator

Ada dua perangkat yang harus ditambahkan atau diubah bila mau mengadopsi aki yang memiliki sifat free maintenance ini. Nah, mau tahu perangkat tambahannya? Simak penjelasan pria yang akrab disapa Bewok berikut ini.

Rangkaian Tambahan

Pokok permasalahan yang ditemui saat mengaplikasi aki kering adalah pengisian yang terlalu besar. Meski voltase menunjukkan angka sama; 12 volt, namun saat mesin dinyalakan arus yang diterima lebih besar dan tidak stabil pada rpm di atas 5.000.

Kalaupun dipasangkan resistor, itupun harus ada yang dikorbankan. Kalau volt diberi tahanan, otomatis angka ampere yang akan naik dengan sendirinya. Solusinya, silakan pasang rangkaian yang terdiri dari transistor dan IC regulator.


Transistor seri 2N3055 dan IC regulator jenis 7815


Cangkok soket kiprok agar bisa kanibal dari motor lain

Dua perangkat ini berfungsi menyelaraskan tegangan volt yang ngisi ke aki kering. Dengan pemakaian perangkat ini, arus yang diterima bakal flat sebesar 14,8 volt pada rpm tertinggi. Eits, tapi dengan catatan! Materi yang digunakan harus memiliki seri yang sesuai.

Untuk transistor, silakan pakai jenis yang biasa disebut model jengkol dengan seri 2N3055. Komponen lainnya adalah IC Regulator dengan jenis 7815. “Nah, untuk cara pasangnya monggo lihat skema,” ucap Adi yang juga bilang untuk jenis IC regulatornya pakai yang PNP (positif-negatif-positif).

Pakai Kiprok Bawaan Aki Kering

Mau yang lebih gampang? Bisa pakai kiprok bawaan motor yang sudah memakai aki kering. Sebab, kiprok dari motor yang sudah mengaplikasi aki kering sejak lahir, sudah dilengkapi dengan fedtru alias penyelaras voltase.

Ambil contoh Suzuki Smash yang mau pakai aki kering, boleh pakai kiprok milik Shogun 125 yang speknya sudah sesuai dengan aki kering. Biar soketnya klop, silakan cangkok dari motor yang sama.

Source: otomotifnet.com

Dari postingan http://pulsarian.or.id/


2 Responses to “Panduan Pasang Aki kering”


  1. 1 sulis
    12 Juni 2010 pukul 8:52 pm

    ommm lebin mak nyuss,+ nyoss + manteb, sekalian ma sekema e …

  2. 2 sobandiclan
    15 November 2010 pukul 2:20 am

    weisss… aku ra ngerti mas… ini juga copas dari situs sebelah,,,, sharing aja


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


BOSCO

Bajaj Owners Community Berdiri sejak 17 Agustus 2008
Mei 2009
S S R K J S M
« Apr   Jun »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031

Situs ini telah dikunjungi

  • 21,777 hits

Lihat Kartu Ucapan Lainnya (KapanLagi.com)

%d blogger menyukai ini: